| Versi: kapan | 1.21 |
|---|---|
| Penerbit | CW&T |
| Tanggal rilis | 22 Jun 2016 |
| Tanggal Ditambahkan | 4 Mei 2015 |
| Persyaratan OS | iOS |
| Persyaratan | Compatible with: iphone4, iphone4, iphone4, ipad2wifi, ipad2wifi, ipad2wifi, ipad23g, ipad23g, ipad23g, iphone4s, iphone4s, iphone4s, ipadthirdgen, ipadthirdgen, ipadthirdgen, ipadthirdgen4g, ipadthirdgen4g, ipadthirdgen4g, iphone5, iphone5, iphone5, ipodtouchfifthgen, ipodtouchfifthgen, ipodtouchfifthgen, ipadfourthgen, ipadfourthgen, ipadfourthgen, ipadfourthgen4g, ipadfourthgen4g, ipadfourthgen4g, ipadmini, ipadmini, ipadmini, ipadmini4g, ipadmini4g, ipadmini4g |
| Total unduhan | 0 |
| Harga | Free |
Deskripsi
Ketuk layar ketika Anda berpikir bola akan muncul di target. Bola hanya akan berkedip dua kali. Flash pertama terjadi saat bola jatuh dan flash kedua terjadi di garis. Tujuan Anda adalah mengetuk layar saat Anda berpikir bola akan muncul di area sasaran oranye. Cristiano Ronaldo terkenal bisa melakukan tendangan sudut tendangan voli dalam kegelapan total. Keajaiban di balik prestasi luar biasa ini tersembunyi di otak Cristiano yang memungkinkannya menggunakan isyarat awal untuk merencanakan tindakan yang akan datang. Darkball menantang otak Anda untuk melakukan hal yang sama, menyaring skenario itu ke dalam bentuk paling sederhana - mencegat bola dalam kegelapan. Yang Anda lihat adalah semua yang Anda butuhkan. Salah satu fungsi dasar otak adalah menggunakan informasi dari masa lalu dan masa kini untuk memprediksi masa depan. Fungsi ini adalah kunci bagaimana hewan, dari capung hingga manusia, menavigasi dunia yang dinamis dan tidak pasti. Untuk membuat prediksi, otak harus memiliki model internal dari sistem yang berinteraksi dengannya. Bentuk dasar dari fungsi ini adalah ketika kita menggerakkan tubuh kita. Misalnya, untuk meraih cangkir, otak harus memiliki model untuk memprediksi bagaimana tangan akan merespons berbagai perintah motorik. Model internal juga dianggap memainkan peran penting ketika kita secara mental memprediksi keadaan lingkungan di masa depan, misalnya ketika kita melacak bola saat bergerak di belakang objek lain. Di sini, kami telah merancang tugas sederhana untuk memahami bagaimana sistem saraf membuat prediksi seperti itu. Dalam tugas ini, subjek harus mencegat bola ketika mencapai posisi akhirnya. Dengan mengubah kecepatan bola, interval saat bola tidak terlihat, dan posisi target, kami akan menguji berbagai hipotesis tentang algoritma yang digunakan untuk mengintegrasikan informasi tentang masa lalu dan masa kini untuk membuat prediksi tentang masa depan.