| Versi: kapan | 15.0 |
|---|---|
| Penerbit | RUN-Software Werkstatt |
| Tanggal rilis | 28 Jan 2018 |
| Tanggal Ditambahkan | 28 Jan 2018 |
| Persyaratan OS | Windows 10, Windows 2003, Windows Vista, Windows, Windows 2000, Windows 8, Windows Server 2008, Windows 7, Windows XP |
| Persyaratan | None |
| Total unduhan | 236 |
| Harga | Free |
Deskripsi
ODABA adalah Terminology-Oriented Database Management System (TODBMS) berdasarkan standar dan ekstensi dari grup manajemen database berorientasi objek (ODMG 2003). Berbeda dengan database lain yang berfokus pada pemrosesan data besar, ODABA adalah singkatan dari pemrosesan data cerdas, yaitu dimaksudkan untuk digunakan untuk masalah yang kompleks dan struktur data yang kompleks dalam kombinasi dengan aturan pemrosesan yang kompleks.
Selain persyaratan untuk basis data berorientasi objek, yang termasuk dalam keluarga basis data P2 (lihat 'Teori Basis Data Terpadu'), ODABA juga mendukung beberapa fitur basis data P3 (relasi set hierarkis). Mengklaim sebagai basis data P3, ODABA dapat dianggap sebagai basis data cerdas tingkat tinggi, yang menyediakan banyak dukungan untuk pengembang aplikasi dan perancang basis data.
ODABA mendukung aplikasi yang digerakkan oleh peristiwa pada tingkat basis data dan juga pada tingkat GUI. Kerangka kerja GUI ODABA menggabungkan kejadian basis data dan reaksi GUI (teknologi Active Data Link), yang menyediakan kerangka kerja yang nyaman untuk mengembangkan aplikasi GUI.
Untuk mendukung pengembangan skema yang kompleks, desain aplikasi, pemrograman dan pemeliharaan perangkat lunak dan basis data, ODABA menyediakan rangkaian alat pengembangan aplikasi yang cepat untuk dokumentasi, desain, dan implementasi.
Dengan ODABA Script Interface (OSI), ODABA menyediakan bahasa skrip berorientasi objek yang kuat, yang memungkinkan melintasi sepanjang instance database seperti mengakses struktur hierarkis dalam memori. Kesamaan sintaksis dengan C++/JAVA memungkinkan pemahaman dan pembelajaran OSI dengan mudah.
Kombinasi koleksi dengan tipe lemah dan fungsi virtual (fungsi yang berlebihan) menawarkan dimensi baru dari implementasi yang fleksibel. Selain aplikasi database sederhana, OSI juga dapat digunakan untuk mengimplementasikan event handler (pemicu) untuk database dan GUI (aplikasi) event. Dengan demikian, OSI menjadi bahasa implementasi universal, yang dapat digunakan di semua area implementasi.
Versi terbaru ODABA telah dirilis pada hari Sabtu, 27 Januari 2018. Dengan versi 15.0.0, ODABA memberikan dukungan penuh P3 termasuk dukungan skema agregasi. Dengan versi ini, masalah konseptual akhir ODABA telah diimplementasikan. Perbaikan lebih lanjut direncanakan pada tingkat yang lebih teknis.